Pages

Jumat, 15 Mei 2015

BATTLESHIP

Apa yang terjadi jika para ilmuwan antariksa melalui stasiun pengamatan di bumi mengirimkan sinyal ke luar angkasa dan ternyata mendapatkan respon ? 

Apa yang terjadi jika kemudian ada beberapa benda luar angkasa (yang dideteksi sebagai meteor) meluncur masuk ke bumi, menerobos sistem pertahanan yang ada (yang semua manusia di bumi sepakat menyebutnya atmosfer), tapi terlihat di radar meluncur dalam formasi tertentu ? 












Pertanyaan yang sebenarnya hanya ada dalam angan-angan sedikit banyak mendapat jawaban setelah nonton film bergenre Sci-Fi berjudul Battleship, sebuah film yang diangkat dari sebuah game dengan nama yang sama.

-- Oh ya, film bergenre Sci-Fi itu maksudnya film fantasi imajinasi pengetahuan, khususnya bersifat exact yang dikembangkan untuk mendapatkan dasar pembuatan alur film yang menitikberatkan pada penelitian dan penemuan-penemuan teknologi --


Sedikit bercerita, 
Film ini dibuat pada tahun 2012, yang diangkat dari sebuah game dengan judul yang sama. Berawal dari sinyal yang dikirim tahun 2005 dari pemancar radio telescope di Hawaii ke Planet G, yang memiliki posisi mirip bumi dengan matahari. Sinyal ternyata dijawab dalam bentuk invasi alien tahun 2012. Ternyata ada 5 pesawat alien yang merespon sinyal tersebut. Dimana satu diantaranya secara tak sengaja menabrak satelit dan jatuh berkeping-keping di Hongkong. Sedangkan 4 pesawat lainnya tetap terbang dan mengarah ke Hawaii yang terdapat stasiun pemancar milik AS.


Di film tersebut diceritakan, pada akhirnya terjadi kontak senjata antara armada AS dan sekutu yang pada saat itu sedang menggelar latihan bersama di kepulauan Hawaii dengan armada perang alien. Yang menarik, kita disuguhi tontonan perang yang berbeda. Jika kebanyakan film menggambarkan perang darat/udara, maka di film ini perang di air. Suatu hal yang jarang kita saksikan. Kita akan disuguhi aksi saling jual – beli serangan secara head to head.


3 kapal perang alien dan 1 kapal induk generator perisai energi (yang menutup seluruh wilayah Hawaii) melawan 3 kapal perang berjenis destroyer (USS Samson, USS John Paul Jones dan satu destroyer milik Jepang JDS Myoko). Yang menarik, senjata yang digunakan oleh kapal perang alien.

Salah satunya adalah impact drone (senjata berbentuk gasing berputar yang terus bergerak ketika ditembakkan dan mengenai kapal, sampai kapal hancur). Pada akhirnya, ketiga kapal destroyer hancur dan karam di laut. Menyisakan para awak kapalnya yang menyelamatkan diri. Yang tak terduga, para awak kapal yang tersisa menggunakan battleship USS Missouri yang saat itu sudah menjadi museum di Pearl Harbour.
Sang kapten Alex Hopper yang terbiasa mengendalikan kapal digital dengan teknologi terkini, sampai harus meminta bantuan para veteran perang dunia II untuk mengoperasikan USS Missouri, kapal analog dengan mesin uap sebagai penggerak.
Dan...... 
endingnya pun dapat ditebak, USS Missouri berhasil menggagalkan misi para alien dengan menghancurkan seluruh armada perangnya.

.............

Entah mengapa, setiap melihat film bergenre Sci-Fi ini selalu ada kekaguman yang muncul. Kagum karena mereka para pembuat mampu mengejawantahkan apa yang ada di angan-angan dalam sebuah film yang semakin terlihat nyata dengan kemampuan penguasaan teknologi. Dengan special effect seperti pada film-film Hollywood pada umumnya, saya jadi membayangkan jika Perang pertama umat Islam, Perang Badar diangkat ke layar lebar, atau penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih yang sangat heroik mungkin akan semakin menarik.

Semoga aja ada sineas Hollywood yang Allah bukakan hatinya hingga menerima cahaya Islam (ngarep ga’ pake dot com)

Seperti halnya film Battleship yang dibicarakan diatas. Dengan kemasan yang menarik, peperangan di laut jadi semakin seru. Walau ada beberapa adegan yang kesannya terlalu dipaksakan. Seperti saat kapten Alex Hopper menggunakan teknik perang yang unik, menggunakan jangkar untuk membuat kapal dapat bermanuver dan menghindari salvo artileri kapal musuh. Imbasnya kita jadi tahu jenis persenjataan yang digunakan. Torpedo Mark 32 Surface Vessel Torpedo Tubes (Mk 32 SVTT), rudal Tomahawk (BGM-109), merupakan persenjataan yang ada pada kapal battleship.

Ada pesan bijak dalam film ini, pada akhirnya pengalaman adalah guru terbaik. Digambarkan kapal perang USS Missouri, kapal perang yang notabene bermesin uap yang sudah dipensiunkan dan telah menjadi museum harus di operasikan kembali, dengan bantuan para awak yang kesemuanya telah uzur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar