Pages

Kamis, 12 November 2015

VR46


Masih hangat cerita perjuangan seorang Valentino Rossi di balapan pamungkas GP Valencia hari Minggu kemarin. Jutaan pasang mata melihat bagaimana perjuangannya start dari posisi paling buncit hingga akhirnya finish di urutan 4. 


Dan.... semua tahu, 



------
Ehh.....stop dulu dach, tulisan diatas hanyalah lintasan ide yang ada di kepala saya. ^^
Yaa.... VR46 disini bukan all about Valentino Rossi. Tapi all about me. Yup, just me. VR46 itu, Value Rahmad (lebay banget nih penulis).
Laaaa..... 46 itu apaan ????
Itu hanya tanggal lahir si sulung dan saya ^^

Setiap kali ‘membersemai’ duo krucil (Alhamdulillah, diusia pernikahan yang baru 3 tahun kami di anugerahi 2 jagoan), selalu ada cerita baru dan pengalaman baru yang didapat. Mayoritas kita memahami bahwa mengasuh anak adalah proses pembentukan karakter anak. Ini benar, tapi ternyata orang tua juga turut terbentuk karakternya. Bagaimana ia harus mengelola perasaannya saat menghadapi anak nangis, tidak menuruti perintah, pup atau buang air kecil di kondisi yang tak terprediksikan. 

Dan... Terkadang pula, masih ada di benak sebagian orang tua tertanam bahwa seorang Ibu memegang mayoritas tanggung jawab mengasuh anak. Hal keliru yang kadung mengendap dalam pikiran kita. Padahal anak (apalagi anak laki-laki) membutuhkan sosok yang tak hanya ibu, tapi juga ayah. 

Teringat saya akan sebuah artikel, yang mengatakan anak memerlukan Vitamin A dalam proses perkembangan dirinya. Nah A disini tak lain adalah Ayah. Banyak anak yang begitu mengidolakan sosok ayahnya, namun tak jarang banyak ayah yang tak sadar bahwa ia adalah seorang idola dimata anak-anaknya. Alangkah indahnya jika seorang ayah menjadikan waktu bersama anak-anaknya adalah waktu menjadi sebuah prioritas. Menyediakan waktu, bukan meluangkan waktu. 

Tak perlu menjadi super hero yang kuat, seperti sosok yang ada di dunia fantasi. Anak akan lebih bangga saat waktu yang dimilikinya dihabiskan dengan menikmati kebersamaan bersama orang-orang yang dicintai. 

Menjadi ayah hebat tak semata harus tampil dalam balutan sosok yang sangar, berotot. Tapi ikut larut dalam dunia anak-anaknya akan lebih meninggalkan jejak kesan yang takkan hilang hingga kelak kita meninggalkan anak-anak kita.

VR46, menjadi motivasi bagi saya pribadi tampil menjadi sosok yang menjadikan perjuangan adalah napas kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar